Mengapa Hari Asyura 10 Muharram Sangat Spesial?

Mengapa Hari Asyura 10 Muharram Sangat Spesial?

Hari Asyura 10 Muharram tahun ini jatuh pada bulan Agustus 2022. Asyura artinya kesepuluh. Maknanya tentu hari kesepuluh dalam bulan Muharram. Menjadi sangat istimewa karena banyaknya sisi historis religius pada hari itu.

Hari Asyura 10 Muharram merupakan hari yang sangat penting bagi kaum muslimin. Peristiwa-peristiwa tersebut merupakan hari-hari yang menunjukkan kekuasaan Sang Pencipta Langit dan Bumi. 

Peristiwa hari Asyura 10 Muharram dalam sejarahnya tercatat ada lebih dari 10 kejadian yang terjadi pada hari itu. Kejadian tersebut merupakan momen-momen lepasnya para Nabi dari ancaman kejahatan atau diterimanya taubat mereka dan memulai hari yang baru. 

Salah satu diantara kejadian hari Asyura 10 Muharram adalah diterimanya permohonan maaf atau taubat Nabi Adam AS. Setelah melakukan hal yang sangat dilarang oleh Allah Swt. saat di surga hanya satu larangan yang harus dipatuhi yaitu memakan buah khuldi. Namun bujukan setan telah memperdayanya.

Menurut hadis riwayat Bukhari, Rasulullah saw. berpuasa pada hari itu karena ingin mengejar keutamaan puasa pada hari Asyura 10 Muharram. Hadis ini disampaikan oleh Ibnu Abbas. Sungguh mulia hari Asyura ini. 

Keistimewaan hari Asyura 10 Muharram Dalam Islam

Lebih dari 10 kejadian istimewa yang terjadi pada hari Asyura 10 Muharram. Kejadian yang menunjukan kekuasan Allah Swt. Berikut kita bahas 9 kejadian istimewa:

  1. Penciptaan Nabi Adam a.s.
  2. Diterimanya taubat Nabi Adam a.s.
  3. Nabi Nuh a.s. selamat dari banjir dahsyat
  4. Fir’aun ditenggelamkan di laut Merah
  5. Nabi Yunus a.s. dikeluarkan dari perut ikan paus dan diterima taubatnya
  6. Dari dalam sumur, Nabi Yusuf a.s. diselamatkan
  7. Dilahirkannya Nabi Ibrahim a.s.
  8. Api yang membakar Nabi Ibrahim a.s. menjadi dingin
  9. Dilahirkannya Nabi Isa a.s.
  10. Nabii Isa a.s. diangkat oleh Allah Swt. ke langit
  11. Nabi Ayub a.s. terbebas dari segala ujian yang dahsyat

Di Indonesia sendiri, hari Asyura 10 Muharram dikenal dengan sebutan lebaran anak yatim. Tidak heran pada hari itu, kaum muslimin berbondong-bondong memberikan santunan atau memanjakan anak yatim dengan berbagai kegiatan amal. Kita dapat melihat begitu meriahnya lebaran anak yatim di Indonesia.

Pada hari hari Asyura 10 Muharram itu juga, seorang penguasa yang sangat zalim yang selalu menentang Nabi Musa a.s. yaitu Fir’aun ditenggelamkan oleh Allah Swt. di laut Merah. Ketika Nabi Musa AS memukulkan tongkatnya ke laut Merah, seketika laut terbelah. 

Musa AS dan pengikutnya melewati laut yang telah terbelah. Fir’aun mengejar dan yang terjadi selanjutnya Firaun laut yang terbelah itu kembali menyatu. Ia dan anak buahnya yang durhaka mati tenggelam di laut. 

Fir’aun sesungguhnya mengakui keesaan Allah Swt. dan berniat bertaubat di laut Merah tersebut pada hari Asyura 10 Muharram. Taubatnya tidak diterima karena saat itu nafasnya sudah di kerongkongan. 

Apabila nyawa sudah sampai di kerongkongan, maka taubat yang dilakukan akan menjadi sia-sia belaka. Orang itu akan mati dalam keadaan su'ul khotimah yaitu keadaan yang sangat tidak baik sehingga tempatnya nanti bukan di surga

Amalan-Amalan Utama Pada Hari Asyura 10 Muharram

Ada beberapa amalan yang sangat baik dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Jika dikerjakan, maka akan mendapatkan ganjaran pahala yang besar. Selain itu Allah Swt. akan memberikan keberkahan yang lebih bagi yang menjalankan amalan-amalan ini.

1. Berpuasa Asyura 

Berpuasa dalam rangka menunjukkan bentuk syukur kita kepada Allah Swt. Seperti halnya Nabi Nuh a.s. yang pada 10 Muharram itu turun dari perahunya. 

Ia pun mengucapkan syukur yang teramat dalam dan melakukan puasa untuk menunjukan rasa syukurnya. Tentu saja karena Allah Swt. telah menyelamatkannya dan orang-orang beriman dari banjir terdahsyat yang pernah ada di muka bumi.

Itulah sebabnya pada 10 Muharram kaum muslimin sangat dianjurkan untuk berpuasa. Mengingat keutamaan hari Asyura 10 Muharram karena kisah mulia yang terjadi di masa lampau. Raih keutamaan berpuasa di tanggal mulia dan penuh berkah ini. 

2. Banyak Bersedekah

Meskipun sedekah memang dianjurkan kapan pun dilakukan, namun sedekah pada 10 Muharram memang jauh lebih dianjurkan mengingat pahala dan keutamaannya. Sedekah pada fakir miskin, kerabat, dan mereka yang membutuhkan. 

3. Memuliakan Fakir Miskin

Seperti halnya Nabi kita Muhammad saw. yang peduli terhadap rasa lapar dan kehidupan yang memprihatinkan kaum yang papa, maka selayaknya kita juga mencontoh Nabi saw. terutama di tanggal  bulan yang penuh keistimewaan ini. 

4. Nafkah Keluarga Diperbanyak 

Pada 10 Muharram, seorang kepala keluarga sebaiknya menambahkan jatah belanja keluarga. Hal ini ditujukan untuk menyenangkan dan melapangkan keluarga pada hari itu. Bahkan Allah Swt. berjanji akan meluaskan rezeki sepanjang tahun jika melakukian hal ini.

5. Memanjakan Anak Yatim

Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa bersedekah pada hari ini sangat dianjurkan, terlebih memasukan kebahagiaan dalam hati  anak yatim. Rasulullah saw telah mengatakan bahwa siapa saja yang menyantuni anak yatim, maka kedudukannya sangat mulia. 

Bahkan di akhirat nanti para penyantun anak yatim akan ditempatkan di surga dekat sekali dengan Rasulullah saw., bagai jari telunjuk dan jari tengah. Mengerjakan amalan hari Asyura 10 Muharram tentunya akan membawa keberkahan dan pahala yang berlimpah bagi muslimin. 

Untuk memberikan kebahagiaan pada hati saudara-saudara muslim lainnya, maka Anda dapat memberikan kejutan kecil dengan memberikan ucapan selamat dengan frame cantik di www.rajaframe.com

Baca Juga